Sabtu, 22 Oktober 2011

2PM's Secret (Remake*??*) part 1


Hari ini Khun pergi menuju Amerika Serikat untuk melanjutkan sekolahnya.Ia disana tinggal bersama pamannya dan akan berada disana sampai 2 atau 3 tahun.Aida sang adik terdekatnya ingin ikut,namun tidak diperbolehkan oleh ibunya.Khun yang tadinya juga memaksa Aida ikut tidak bisa berbuat apa-apa jika ibunya sudah melarang.

Namun setelah setengah tahun keberangkatan Khun ke Amerika,ibunya tiba-tiba menyuruh Aida melanjutkan sekolahnya ke Korea.Aida bingung kenapa ia tidak melanjutkan bersekolah dengan Khun di Amerika saja.Berkali-kali pertanyaan itu muncul di pikiran Aida,namun ia takut untuk menanyakannya pada ibunya.Ia takut dimarahi lagi.Semenjak Khun pindah ke Amerika,ibunya semakin lama semakin menjauhi Aida dan saat Aida berangkat ke Korea pun ibunya tidak menangis seperti saat mengantar kakaknya itu.

Saat sampai di Korea ia diberi alamat rumah oleh ibunya,Aida hanya bisa menerimanya dan mengikuti suruhan ibunya itu.Aida menekan bel rumah yang ada dialamat itu.

“Annyeong haseyo..”sapa wanita paruh baya sang pemilik rumah.

“Annyeong haseyo.Ibuku menyuruhku menemui pemilik rumah ini.Apa ini benar rumah Nyonya Shin.?”

sebelum menjawab pertanyaan Aida,sang pemilik rumah sudah lebih dulu memeluk Aida dan menitihkan*?* air matanya.“Iya benar,silahkan masuk kedalam.Ibumu sudah bilang padaku dan ia menyuruhku menjaga mu saat di Korea.”jawab Ny Shin sambil mengelap air matanya dengan punggung tangannya sendiri.

Aida hanya ber ooh ria dan tersenyum pada sang pemilik.

“Oiya ibu akan antar ke kamarmu.Habis itu bersihkan dirimu dulu,nanti ibu akan menyiapkan makanan,pasti sudah sangat lapar kan?”kata pemilik itu.

“baiklah,terima kasih.” Aida masuk kedalam kamarnya dan segera memberskan barang-barangnya.Ia juga segere mandi dan berganti pakaian karena sudah ditunggu si ibu.

Saat menuju ruang makan,ia tak sengaja melihat seseorang yang masuk ke rumah. Karena takutnya itu pencuri,ia mengambil sapu yang ada di kamarnya dan mengambil ancang-ancang untuk memukul kepala orang itu.

Braaaakkkk


“Awwww” kata seorang pria yang terjatuh ke lantai karena dipukul Aida.

“Wae gurae??micheossoyo!!??Neoo..neooo nuguya??*bakor acak adut -_-*”tanya pria itu sambil menunjuk Aida dan mengusap-usap kepalanya sendiri.

“Kamu yang siapa?Kamu mau mencuri kan???Cepat pergi atau aku akan telfon polisi.”kata Aida sambil menggoyang-goyangkan sapu berpura-pura akan memukul lagi.

Namun sebelum semuanya tambah kacau,Ny. Shin segera datang membereskan masalah.Ternyata pria itu adalah keponakan Ny.Shin dan ia pun menjelaskan hal yang sama kepada pria itu kalau Aida adalah anak temannya.Pria itu bernama Junho dan ia sangat marah kepada Aida,ia hanya menggumam sendiri dan terkadang dengan cibiran-cibiran yang ditujukan kepada Aida.

Aida dengan malu meminta maaf pada Junho,walaupun Junho belum bisa memaafkan kejadian tadi.Setelah masalah diselesaikan,mereka makan bersama Ny.Shin.

“Junho ada apa kamu kemari?”tanya Ny.Shin sehabis makan.

 “Aku ingin mengantarkan ini.Ini dari ibuku.”Ia memberi bungkusan coklat kepada Ny.Shin.

“Ucapkan terima kasih pada ibumu.oh iya apa besok kamu mau menemani Aida ke sekolah barunya?Ia baru datang tadi siang dan akan bersekolah disekolah yang sama denganmu. “

“Apa?”Aida dan Junho terheran-heran dengan perkataan Ny.Shin.

“Kenapa aku harus menemani dia..Bibi kenapa tidak bibi saja yang mengantar 
dia?Dan kenapa harus satu sekolah denganku bi...kan masih banyak sekolah lain..”rengeknya.

“Iya,aku juga tidak ingin satu sekolah dengannya.Kenapa ibuku mendaftarkan ku disekolah itu.Bibi aku juga bisa berangkat sendiri,hanya butuh peta*?*..”

Ny.Shin hanya tersenyum dan menggeleng penuh.”Pokoknya besok Junho,kamu harus temani Aida.Bibi ada urusan dengan seseorang.Arra?”

“Ne~...hanya besok loh bi..aku tidak ingin berurusan dengan gadis galak seperti dia.”

Sehabis membicarakan itu Ny.Shin pergi ke kamarnya.Junho pun sudah pulang kerumahnya.Hanya Aida yang sekarang masih duduk di ruang tamu memikirkan keluarganya.Saat ia pergi hanya kakak-kakaknya yang mengantar ke bandara,sedangkan ibunya tidak ikut karena alasannya sibuk.Aida tahu kalau ayahnya sibuk,waktu Khun pergi saja ia tidak mengantarnya.Tapi ibunya,Aida tidak ingin berfikir yang tidak-tidak terhadap ibunya.Ia akhirnya pasrah dengan nasibnya sekarang,dan mencoba mengikuti apa yang akan terjadi saja.

Kriiiiiingggg..

Tepat pukul 5 pagi Aida bangun dan segera bersiap-siap ke sekolah barunya,Kyunghee University.Ia mengambil fakultas International Trade disana.*wowwww XD*

Tiiiinnnnn..

“Aida,junho sudah menunggu dibawah..”kata bibi lantang.

“yaa..sebentar lagi”

Aida segera turun dari tangga dan salam pada bibinya(sekarang Ny.Shin dipanggil bibi).Ia menghampiri Junho perlahan,karena ia tahu pasti Junho masih kesal padanya.

“Lama sekali,lihat jam berapa ini.”katanya sambil memalingkan wajah.

“Mianhe..”Aida menundukkan kepalanya.

“Sudahlah.Nih helmnya.Cepat naik.”

Aida menerima helmnya dan naik diatas motor Junho.

Sepanjang perjalanan mereka tidak berbicara apa-apa,Junho sangat fokus pada jalanan dan Aida masih terus memikirkan ibunya itu.

Tiba-tiba Junho mengerem mendadak.

“Awww” Aida yang sedari tadi melamun itu kaget dengan berhentinya motor mendadak dan badannya tidak sengaja menabrak Junho.

“Kau ini,makanya jangan melamun saja.Sudah sampai,turun”kata Junho.

“Maaf maaf.Terima kasih.”Aida memberi helm Junho dan seketika itu pula Junho melesat dengan cepat.

“Aisshh kenapa dia seperti itu.ckck”

Aida berjalan-jalan sendirian diuniversitas barunya.Ia mendapat peta sekolahnya itu dari seorang teman yang baru ia temui,namanya Risa*jeng jeng*.Ia berdarah campuran,ayah nya dari Korea dan ibunya dari Indonesia dan sekarang ia kuliah di Kyunghee.Karena tadi Risa terburu-buru,Aida tidak tahu apa-apa lagi selain itu.

Di Thailand..

Khun secara mendadak pulang ke rumah.Ibu serta keluarga yang lainnya kaget karena kepulangannya itu.

“Khun,kenapa sudah pulang?”tanya ibunya.

“Aku hanya kangen dengan suasana di Thailand,aku juga ingin mengambil barang2 yang diperlukan di sekolahku,dan  minggu-minggu ini aku juga sedang libur.”jawab Khun sambil melihat-lihat ruangan.

“Oiya mana Aida bu?’’ tanya Khun lalu menatap ibunya.
Ibunya tidak menjawab dan hanya menghembuskan nafasnya.

“Ibu?Dimana Aida bu?Kenapa diam saja?”tanya Khun penasaran.

“Ia pergi ke Korea,katanya ingin melanjutkan sekolah disana.”

“Kenapa ia tidak bilang padaku dulu bu,ibu juga kenapa tidak memberitahu ku?.”

“Aida tidak mau mengganggumu sekolah Khun.Sudahlah nanti juga dia pulang kan?”
Khun akhirnya mengalah dan ia masuk ke kamarnya.Khun membuka laptopnya dan membuka email.Ia mengetik sesuatu untuk Aida.

Aida,apa kabar?
Kenapa kamu tidak memberitahu kakak kalau kamu mau ke Korea.Aku tahu itu negara favoritmu,dan kita berjanji ke sana bersama kan?Apa kamu sudah tidak sabar?:)
Kakak sekarang di Thailand lohh,tapi dirumah tidak ada adik yang bisa aku jahili jadi aku mungkin hanya tinggal beberapa hari disini.
Miss you Aida~ kekeke~

Khun mengirim email itu dan berharap adiknya membalas secepatnya.

Kembali ke Korea,setelah pelajaran selesai Aida berencana mengunjungi Seoul Tower yang tidak jauh dari sekolahnya.Namun belum sempat ia naik bus,Junho tiba-tiba datang dan mengomelinya.

“Hei kau salah naik bis!Apa kau berencana kabur dari rumah bibi ku?Ha?!”
Aida hanya menggelengkan kepalanya dan menghela nafas.Ia melangkahkan kakinya ke tangga bus,namun Junho segera menarik tangannya dan menatap Aida dalam-dalam.

“Hyaaa..aku tidak suka kalau dicuekin.Jawab pertanyaan ku dulu!Benar kan kau mau kabur??Ya kan?”bentak Junho

“kau ini sudah ngomong keras-keras di depan orang salah pula.Memang apa urusanmu?”

“Aisshhhh benar-benar...Itu sudah jelas urusanku..jika kau hilang pasti aku yang dimarahi bibiku...”Kata Junho sambil menggaruk kepalanya.

“Oooohhh..biarin aja,kamu ini yang dimarahi.weeekkkk”tantang Aida sambil memeletkan lidahnya.

Segere setelah itu Aida berjalan untuk mencari taxi,namun Junho yang tidak mau kalah mengikutinya dengan sepeda motor.

“Hyaaa..kau ini sebenarnya mau kemana??”

“Ke Seoul Tower.Tenang saja aku tidak akan kabur.”

Aida tetap melanjutkan jalannya tanpa menengok sedikitpun pada Junho.

“Kalau begitu biar aku antar.Dilihat dari tampangmu tidak meyakinkan.”kata Junho sambil tersenyum jahil sambil memperhatikan aida sedetail*?* mungkin.

“Hyaaa..kau tidak percaya?Aisshhh..aku bisa sendiri,aku mempunyai peta ini tahu.”ia menunjukkan petanya.

Junho dengan sengaja mengambil peta itu dan menyembunyikannya di tas.

“Sekarang kau tidak punya kan?Sudahlah aku tidak ingin dimarahi bibi.Naik ke motorku.”

Dengan pasrah Aida menaiki motor Junho dan memakai helmnya.

Sudah pukul 8 malam saat sampai di Seoul Tower.Lampu-lampu menyala terang sisekitar Tower itu.

“Woww..keren sekali.”kagum Aida sambil mengambil foto Seoul Tower.
Junho yang sudah seringkali ke Seoul Tower hanya menguap saat Aida memotret ini itu.

“Hei gadis galak,apa kau sangat menyukai photographi?Kau sudah seperti profesional saat memegang kamera.”

“Nama ku Aida,bukan gadis galak.Iya aku sangat menyukainya,dan biasanya hasil foto-foto ini aku posting di blogku.”kata Aida dengan senyum di bibirnya.

“Oww.”

Mereka kembali ke rumah Ny.Shin dan mendapat sedikit omelan dari bibi Junho.
Setelah membersihkan dirinya,Aida mengecek emailnya dan ada 1 kotak masuk.Ia melihat pengirimnya adalah kakaknya,Khun.Dengan hati senang ia membuka email itu.Aida menitihkan air matanya,dan ia bingung dengan pesan kakaknya itu.Aida tidak pernah meminta pergi ke Korea sendiri,apa ibunya tidak bilang padanya.Kata-kata itu sempat terlintas dibenak Aida.Ia membalas email kakaknya.

Aku baik-baik saja kak,dan miss you too~ :)
Aku tidak memberitahumu karena aku takut kakak terganggu.Pasti kakak sudah sibuk dengan sekolah kakak^^.Kalau begitu kakak ke Korea secepatnya oke..:D
Waaw,enak sekali kakak bisa kembali ke rumah.Aku juga sangat merindukan rumah,salam pada ibu ayah dan kakak-kakak yang lain yaa..

Hanya itu yang bisa ia tuliskan dan ia sudah mengirimnya ke email Khun.Ia tahu ibunya pasti tidak suka jika ia memberitahu yang sebenarnya.Dan setelah mengecek email ia memposting foto-foto di Seoul Tower di blognya.

Tepat pukul 5 pagi,Khun sudah siap berangkat ke Amerika lagi.Ia tidak lupa mengecek emailnya.dan menemukan 1 kotak masuk yang berasal dari Aida.
Setelah ia membacanya,hatinya menjadi senang dan tidak gelisah lagi.Ia juga tidak lupa menyampaikan salam Aida kepada keluarganya.

“Hati-hati Khun..Kalau ada sesuatu telfon ibu saja,jangan seperti ini kan kamu yang capek sendiri.”

“Baik bu..”

Khun memeluk ibunya dan meninggalkan Thailand kembali.
Selama perjalanan ia kembali membaca email Aida dan mulai membalasnya.
Di pesawat,Khun melihat Jin Young Park atau yang biasa disebut JYP.JYP adalah pendiri JYP Entertainment,ia juga adalah seorang penyanyi.Adik Khun sangat menyukai lagu-lagu JYP dan Khun tidak melepaskan kesempatan yang ia dapatkan.Baru saja ia berdiri,tapi para pragumari dan pramugara sudah menyuruh nya dan penumpang lain duduk karena akan mendarat*buset cepet amat yak :p*.Khun tidak bisa melawan dan kembali duduk dan memasang sabuk pengamannya.



Sekarang Aida tidak bersama Junho lagi,karena perjanjiannya hanya 1 hari Junho mengantarnya.Tepat di depan gerbang,Aida dikagetkan oleh Risa yang waktu itu memberinya peta.Aida ditemani Risa pergi menuju kantin.Tak lupa Risa mengenalkan teman-teman nya ke Aida.

Saat sedang makan,Junho bersama 2 temannya juga berada dikantin.Menurut Risa,Junho adalah playboy disekolah itu dan dia mempunyai eye smile yang mematikan*?*.Aida hanya menyeringai dan mencaci maki Junho didalam hatinya.Risa juga memberitahunya kalau Junho sedang single.

“Hei Aida,apa kamu menyukai Junho?”tanya Risa.

“Ha?itu tidak mungkin...”

“Apa benar?Aku baru menemui gadis yang tidak menyukai Junho.Asal kamu tahu saja,seluruh gadis disekolah ini mengagumi Junho.termasuk aku..hehehe”kata Risa.
Aida hanya memasang wajah bingungnya dan kembali melanjutkan makan.

Junho yang melihat Aida sedang makan mulai memikirkan rencana untuk membalas pukulan sapu waktu itu.
“Ahaa..” Junho tersenyum hingga menutupi matanya*?* dan ia mendapatkan rencana yang bagus.
Teman-teman disamping Junho hanya bingung melihat Junho seperti itu.



Setelah pesawat lepas landas,Khun dengan cepat mengejar JYP dan meminta tanda tangan nya.Tanpa basa basi,JYP menawarinya menjadi penyanyi di agensinya.Katanya Khun memiliki kharisma dan bakat untuk menjadi penyanyi.JYP juga bercerita sedikit tentang kedatangannya ke Amerika,ia sedang mengadakan audisi untuk mencari boyband baru.Khun sekarang menjadi bingung,ia mau menjadi artis,namun ia kan baru kembali dari liburan sekolahnya dan kalau menjadi artis ia pasti tidak bisa melanjurkan sekolahnya di Amerika.Tapi setelah berfikir,ia akhirnya menerima tawaran dari JYP dan diberi tiket ke Korea untuk minggu besok.Alasan ia menerima tawaran itu karena ia bisa bertemu adiknya dan ia juga bisa bersekolah di Korea dengan adiknya.Dengan hati yang senang ia segera menuju rumah pamannya yang ia tinggali.

Ia segera membersihkan dirinya dan bersiap-siap bertemu JYP.Mereka sudah berjanji bertemu di Hard Rock cafe*??????*

*************************************************TBC*******************************************************
for zara : muncul dipart 2 yeee XDD 
*ada yg mau nambahin peran???kekekeke~*