Jumat, 30 Juli 2010

Indonesia dan Korea^^

Hangeul sebagai sistem alphabet suku Cia-Cia


Pemerintah Indonesia mengesahkan secara resmi penerapan Hangeul oleh suku minoritas Cia-Cia, di kota Bau-Bau.
Wali kota Bau-Bau Amirul Tamim menyatakan dalam jumpa pers dengan kantor berita Yonhap News Seoul, bahwa pihak pemerintah baru-baru ini mengadakan rapat departemen terkait, dan akhirnya mengesahkan, suku Cia-Cia dapat memakai abjad bahasa Korea, Hangeul sebagai sistem alphabet mereka sendiri.

'Suku Cia-Cia'
Suku minoritas dengan jumlah penduduk sekitar 80.000 jiwa, tinggal di pulau Buton, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Sebagai pekerjaan pokok mereka, bertanam jagung, padi dan singkong, sementara beberapa laki-laki menangkap ikan dan membuat kapal. 95% penduduknya menganut agama Islam, tapi agama daerah sendiri juga masih banyak berpengaruh dalam kehidupan mereka. Sekitar 60.000 orang penduduk tinggal di kota Bau-Bau, yang merupakan kota terbesar dan pusat administrasi di pulau Buton. Mereka memiliki bahasa asli Cia-Cia, namun terancam punah karena kekurangan sistem penulisan yang tepat.

'Hangeul'
Suku minoritas memilih Hangeul sebagai sistem alphabet mereka, karena Hangeul dapat dituliskan bahasa asli mereka secara lebih tepat daripada huruf bahasa Indonesia, alphabet Inggris. Setelah bahasa Cia-cia terancam punah, lalu Lembaga riset Hunminjeongum di Korea mengusulkan penerapan Hangeul. Kedua pihak menandatangani Nota Kesepahamanan pada tgl. 21 Juli, 2009. Dalam proses itu, lembaga riset sudah menerbitkan buku pelajaran untuk suku itu untuk belajar bahasa Korea, melanjutkan studi untuk guru berbahasa Korea, membangung pusat Hangeul dll. Satu tahun kemudian sejak penerapan Hangeul itu, pemerintah pusat Indonesia mengesahkannya secara resmi.

'Pengesahan dan perdebatan'
Hangeul selama ini diusahakan sebagai sistem penulisan yang tepat bagi bahasa minoritas lain yang terancam punah di Cina, Thailand, Nepal dll, karena tidak memiliki sistem penulisan mereka sendiri, namun tidak berhasil. Karena pemerintah pusat negara masing-masing dianggap sebagai 'serangan budaya'. Demikian, pengesahan pemerintah pusat Indonesia kali ini bermakna besar. Tentunya ada yang menentang, bahkan beberapa elit masih tetap bersikap membantah. Karenanya, pihak Korea sangat memperhatikan untuk tetap memberikan bantuan terkait, agar tidak dianggap sebagai 'serangan budaya'



2 WNI Mendapat Penghargaan dari Pemerintah Korsel

Pemerintah Korea Selatan memberikan penghargaan kepada dua warga negara Indonesia. Keduanya meninggal dalam misi kemanusiaan pencarian korban tenggelamnya kapal peral Korsel Cheonam pada Maret 2010.

Kedua warga negara Indonesia itu adalah Lambang Nurcahyo dan Yusuf Harefa. Mereka bekerja sebagai ABK di kapal penangkap ikan Geumyang 98. Kapal tersebut mengalami kecelakaan saat melakukan misi kemanusiaan mencari korban tenggelamnya kapal Cheonam. Siaran pers ini disampaikan First Secretary Kedutaan Besar Republik Indonesia di Korsel, Nuradi Noeri kepada detikcom pada hari ini Kamis 29 Juli 2010.

Penyerahan penghargaan dilakukan di Kantor Sekretariat National Federation of Fisheries Cooperatives (NFFC) pada tanggal 27 Juli 2010. Penyerahan penghargaan diserahkan secara langsung oleh Mr. Lee Jong Go sebagai President of National Federation of Fisheries Cooperatives (NFCC) kepada ahli waris masing-masing korban, yaitu Endah Kusyanti (Isteri Lambang Nurcahyo), dan Yuliana Harefa (Kakak Kandung Yusuf Harefa).

Penghargaan yang diterima tersebut berupa medali “National Security Medal” yang ditujukan bagi seseorang yang dianggap pahlawan dan berjasa besar bagi bangsa dan negara, yang sertifikat penghargaannya ditandatangani langsung oleh Presiden Korsel Lee Myung Bak.
Selain penghargaan tersebut, Community Chest of Korea juga memberikan dana santunan kepada dua ahli waris korban sebesar masing-masing 125.000.000 Won yang dihimpun langsung dari warga Korsel.

Gimana?? bangga kan kita??? heheh,, selaku orang Indonesia ternyata ada WNI kita yang berjasa buat Korea ini patut diacungin 4 jempol,, dan Korea juga engga lupa sama jasa mereka.Kerenn..kerenn^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar